Selasa, 13 Desember 2016

Konsep dasar pembelajaran

Belajar merupakan aktivitas yang sengaja dan dilakukan oleh individu agar menjadi perubahan kemampuan diri. Belajar menurut Gagne (1984), belajar merupakan suatu proses di mana suatu organisme berubah prilakuya sebagai akibat pengalaman. Belajar adalah proses mental dan emosional atau proses berpikir dan merasakan. Seorang dikatakan belajar apabila pemikiran dan perasaannya aktif. Guru tidak dapat meelihat pikiran dan perasaan seorang siswa tetapi dilihat dari kegiatan siswa sebagai akibat adanya aktivitas pikiran dan perasaann siswa.
Hasil belajar akan tampak pada perubahan prilaku individu yang belajar. Seseorang yang belajar akan mengalami perubahan prilaku sebagai akibat kegiatan belajarnya. Pengetahuan dan keterampilan bertambah, dan penguasaan nilai-nilai dan sikapnya bertambah. Menurut para ahli psikologi tidak semua perubahan prilaku sebagai hasil belajar. Perubahan prilaku karena factor kematangan, karena lupa, karena minum minuman keras bukan termasuk sebagai hasil belajar. Perubahan prilaku hasil belajar diklasifikasikan menjadi tiga domain yaitu : kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Belajar adalah mengalami, dalam arti berarti terjadi karena individu berinteraksi dengan lingkungannya, baik lingkugan fisik maupun lingkungan social. Lingkungan fisik adalah ingkungan disekitar individu baik dalam bentuk ala atau sekitarnya dalam bentuk hasil ciptaan manusia. Lingkungan pembelajaran yang baik adalah ligkungan yang merangsang atau menantang siswa untuk belajar. Guru yang mengajar tanpa alat peraga krang merangsang bagi siswa untuk belajar, apalagi siswa SD yang intelektualnya masih membutuhkan alat peraga. Belajar dapat dilakukan melalui pegalaman langsung dan pengalaman tiak langsung.
Belajar, pada hakikatnya, adalh proses interaksi terhadap terhadap semua situasi yang ada disekitar individu. Belajar juga merupakan proses melihat, memahami, dan mengamati sesuatu. Terjadinya proses belajar dapat dipandang dari sisi kognitif, sebagaimana dikemukakan Bigge (1982), yaitu berhhubungan dengan perubahan-perubahan tentang kekuatan variable-variabel hipotesis, kekuatan-kekuatan, asosiasi, atau kecederungan prilaku.
Istilah pembelajaran merupakan perkembangan dari istilah pengajaran, dan istilah belajar-mengajar yang dapat kita perdebatkan. Pembelajaran adalah suatu upaya yang dilakukan oleh seorang guru atu pendidik untuk membelajarkan siswa ynag belajar. Pembelajaran erat kaitannya dengan teknologi pendidikan, pembelajaran yang komprehensif harus memperhatikan perbedaan interest siswa. Penggunakan teknologi dalam pembelajaran akan menjebatani keempat minat siswa. Proses pembelajaran yag telah direncanakan dengan baik akan mendapatkan hasil yang baik. Proses pembelajaran melalui internet akan memberi dorongan kepada mahasiswaa lebih aktif dalam pembelajaran karena harus berkomunikasi secara maya.
A.persiapan
Tahap persiapan berkaitan dengan mempersiapkan peserta belajar untuk belajar. Tujuan tahap persiapan adalah untuk menimbulkan minat peserta belajar, memberi mereka perasaan positif mengenai pengalaman belajar yang akan datang. Tahap ini juga bertujuan untuk membangkitkan rasa ingin tahu, dan mengajak belajar penuh dari awal.
b. penyampaian
Tahap penyampaian dalam siklus pembelajaran dimaksudkan untuk mempertemukan peserta belajar dengan materi belajar yang mengalmi proses belajar secra positif dan menarik.pembelajaran berasal dari keterlibatan aktif dan penuh seorang peserta belajar dengan pembelajaran, dan bukan dari mendengarkan presentasi guru atau dosen saja. Belajar adalah menciptakan pengetahuan, bukan menelan informas.
c.latihan
Tahap ini dalam siklus pembelajaran sangat berpengaruh terhadap 70% atau lebih pengalaman belajar keeluruhan. Peranan guru adalah mengajak peserta belajar yang baru dengan cara yang dapat membantu mereka memandukannya ke dalam struktur pengetahuan makna dan keterampilan internal yang tertanam didirinya. Tujuan tahap ini adalah untuk membantu peserta belajar mengintegrasikan dan menyerap pengetahuan dan keterampilan batu dengan berbagai cara.
d.penampilan hasil (performance)
Belajar adalah proses mengubah pengalaman menjadi pengetahuan , pengetahuan menjadi pemahaman, pemahaman menjadi kearifan, dan kearifan menjadi tindakan. Tujuan tahap penilaian haasil adalah membantu peserta belajar menerapkan dan memperluas kemampuan dan keterampilan.
HASIL BELAJAR DARI PEMBELAJARAN
a.      Hasil Belajar
Proses belajar ditandai dengan perubahan tingkah laku secara keseluruhan baik yang menyangkut segi kognitif, afektif, atau psikomotor. Proses perubahan dapat terjadi dari yang paling sederhana sampai yang palig kompleks. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
( KTSP) hasil belajar dirumuskan delam bentuk kompetensi, yaitu : kompetensi akademik, kepribadian, social, dan vokasional.
B. Motivasi Menuju Hasil Proses Pembelajaran
Pengaruh motivasi disini adalah motivasi baik intern maupun ekstern terhadap hasil belajar yang dimaksud. Menurut Hilgard, motif merupakan tenaga pennggerak yang mempegaruhi kesiapan untuk memulai melakukan rangkain kegiatan dalam suatu perilaku.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar